TENTANG PULAU TOMIA

Pulau Tomia merupakan salah satu kecamatan di kabupaten Wakatobi, memiliki 2 kecamatan dan 15 desa. Termasuk ke dalam deretan ketiga gugusan kepulauan Wakatobi. Untuk posisi Pulau Tomia sendiri berada diantara Pulau Kaledupa sebelah barat laut dan pulau Binongko di sebelah tenggara. 95% wilayah Pulau Tomia ini terbentuk dari bebatuan. Hal ini bisa dilihat dari model tanah yang berada di pinggir pantai sampai ke atas pegunungan. Cuaca panas mendominasi di Pulau Tomia, hal ini dikarenakan terbentuk dari kumpulan bebatuan tersebut. Untuk cuaca panas ini tanaman yang dikembangkan pun hanya tanaman jangka pendek saja. Diantaranya ditanami jagung dan ubi kayu. Karena tumbuh di pegunungan, maka jagung dan umbinya pun keras. Ubi kayu yang dihasilkan dari pertanian ini pun tidak bisa langsung di konsumsi. Namun harus dibuat menjadi Kaopi dan dikukus menjadi Kasoami. Sedangkan untuk jagung sendiri harus direbus terlebih dahulu sehingga menghasilkan Kapusu. Kondisi tanah yang berbatu, namun tidak serta merta menghilangkan seni bertanam. Dengan kondisi ini warga masyarakat Pulau Tomia menggunakan metode pertanian secara klasik. Masyarakatnya bisa menumbuhkan bawang merah, mentimun, cabai, sayur mayur, dll. Cara ini pun telah dijalankan sejak puluhan tahun dan hasilnya bisa dijumpai di pasar tradisional wilayah Pulau Tomia.

Terletak di pusat Wakatobi, Pulau Tomia merupakan pulau karang purba unik. Karena statusnya sebagai pulau karang, akan banyak ditemukan unsur laut berbagai sudut pulau Tomia ini. Bahkan, puncak yang paling tinggi dari pulau ini pun bisa ditemukan banyak sekali cangkang kerang raksasa berusia ribuan tahun. Terlepas dari sejarahnya yang menarik, Pulau Tomia ini menjadi surga wisata alam khas pesisir. Pulau Tomia ini pun siap memanjakan turis yang datang untuk melihat keindahan alam bawah laut. Wisata terumbu karangnya menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Terkhusus untuk wisatawan yang memang hobi snorkelling. Perlu diketahui bahwa Pulau Tomia ini berada di wilayah kawasan segitiga terumbu karang dunia. Sehingga memiliki koleksi terumbu karang yang terawat dan permukaan air laut yang jernih. Para wisatawan yang datang bisa diving atau snorkelling ditemani ikan lucu yang hidup di terumbu karang. Dan akan lebih menyenangkan lagi jika bisa menyempatkan diving ketika sore hari. Karena sunset yang dihadirkan oleh Pulau Tomia ini menawan. Selain itu spot wisata yang ada di darat pun tidak kalah menarik dan menawan untuk dikunjungi. Sehingga cocok dimanfaatkan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, teman atau orang terkasih.

WAKATOBI DIVE RESORT KABUPATEN WAKATOBI SULAWESI TENGGARA

Pulau Tomia merupakan sebuah pulau kecil dengan alam bawah laut terbaik untuk diving dan snorkelling. Situs-situs penyelaman-nya menawarkan keanekaragaman jenis terumbu karang dan ikan di dalamnya. Bagi pencinta diving. Ada beberapa situs penyelaman yang bisa dikunjungi untuk menikmati keindahan dan bereksplorasi dengan biota laut karang Pulau Tomia.

ALI REEF

Situs penyelaman Ali Reef ini dikenal oleh kalangan penyelam veteran sebagai salah satu situs menantang dengan keindahannya. Penyelam bisa berenang di sekitar gunung bawah laut dengan puncak datar. Yang mana dihubungkan oleh punggung yang cukup dalam ke lembah karang meja panjang. Warna kuning karang matahari ini dikenal dengan tubastraea. Menonjol dengan apik dan jelas. Gorgonia pun mendominasi perairan yang dangkal. Ke bawah lebih jauh, karang lunak besar dengan warna cemerlang pun juga mendominasi panggungan. Layaknya kota bawah laut besar, Ali Reef ini pun sibuk dengan biota laut yang hiruk pikuk. Para penyelam akan kagum dengan tornado raksasa dan terpesona ketika ikan kecil datang dan pergi. Situs penyelaman Ali Reef ini cocok untuk diving karena kedalamannya mencapai 25 meter. Dan tidak cocok untuk aktivitas snorkelling.

MARI MABUK

Terbilang nama situs penyelaman yang cukup unik. Dengan keindahan warna yang menakjubkan dari biota laut dan karang lunak serta arus kuat. Maka para penyelam akan merasakan pengalaman yang memabukkan. Situs dengan bentuk mirip puncak mempunyai beragam terumbu karang, termasuk karang keras dan karang meja. Sementara bagian bawah menawarkan pemandangan menakjubkan lewat dinding samudera. Situs penyelam ini pun didominasi oleh karang meja hidup dan sehat, karang besar, karang bercabang, dan karang otak di sepanjang dinding. Kedalaman situs penyelaman ini mencapai 50meter dan memiliki terumbu karang Hard Coral Fringing Reef dan Submerged Rock Pinnacles. Tempat ini pun direkomendasikan untuk para pencinta snorkelling. Terutama untuk di area perairan yang dangkal.

ROMA

Untuk situs penyelaman satu ini mempunyai karang beragam. Sekitar 85% yang ada berupa karang besar dengan spesies karang otak. Yang mana membentuk struktur Roma Kuno. Para penyelam akan mendapatkan pengalaman menyelam yang benar-benar unik. Di situs penyelaman ini pun akan mendapatkan karang meja dan spesies karang bercabang, selain itu juga ada banyak biota laut bisa ditemukan dengan mudah. Untuk anda yang menyukai kehidupan makro bisa mengamati belut pita, pipefish bersayap, scorpionfish daun, ikan goby dan lainnya. Fotografer laut bisa menangkap bidikan ikan dan kura-kura kelinci. Situs ini pun bisa digunakan untuk snorkelling.

CORNUCOPIA

Spot diving yang satu ini terletak di sekitar Pulau Tomia. Di situs penyelaman ini para penyelam akan menemukan terumbu karang yang mirip tembok vertikal di kedalaman sekitar 20 – 55meter. Untuk mencapainya, para penyelam membutuhkan sertifikat untuk mencapai kedalaman tersebut. Paling tidak membutuhkan skill yang lumayan mumpuni untuk melakukan diving di Cornucopia.

CORAL GARDEN

Berada di sekitar Pulau Tomia yang dihiasi banyak terumbu karang cantik dan biota laut. Memiliki kedalaman sekitar 18 – 25meter. Untuk highlight-nya adalah adanya kura-kura hijau, ikan ekor pelangi sampai lobster. Dijamin para traveller akan merasa betah berlama-lama di bawah air.

WISATA PULAU TOMIA

Wilayah Pulau Tomia terbagi menjadi dua kecamatan, yakni Kecamatan Tomia Timur dengan pusat di Usuku. Sedangkan Kecamatan Tomia Induk yang berada di daerah Waha. Pulau Tomia ini memiliki 18 desa yang dihuni masyarakat dari Suku Bugis, Jawa, Bajo dan Buton. Karena termasuk pulau terkecil dari gugusan kepulauan Wakatobi, hanya butuh sekitar 2 – 3 ham untuk mengelilingi seluruh area Pulau Tomia. Daratan Tomia sendiri dipenuhi bukit, lembah, savanna yang membentang luas. Para pengunjung bisa menemukan situs bersejarah seperti Benteng Patuha. Keindahan daratan Pulau Tomia ini pun tidak kalah cantik dengan keindahan bawah lautnya. Jika para traveller puas menjelajahi daratan Tomia dan ingin segera menyaksikan keindahan laut. Maka bisa memilih antara Diving atau Snorkelling. Bagi siapa pun yang ingin melakukan Wakatobi Trip ke Pulau Tomia, ada banyak transportasi yang bisa digunakan.

LAYANAN KONSUMEN

PULAU TOMIA
Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Indonesia

KONTAK MARKETING

WA Only : +6285298687231

BLOG